translate

ramp my enterprenuer inspiration

Tampilkan postingan dengan label proses manufaktur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label proses manufaktur. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Desember 2009

Mesin Sekrap

MESIN SEKRAP


I. Jenis-jenis Mesin Sekrap

1. Menurut desainnya mesin sekrap dikelompokkan sbb:
Ö Jenis biasa (pekerjaan biasa)
Ö Jenis universal (pekerjaan ruang perkakas)
Ö Pemotong tarik horizontal
Ö Pemotong vertical
Ö Pembubut celah (slotter)
Ö Pembubut dudukan pasak (key scatter)
Ö Pemotong kegunaan khusus misalnya pemotongan roda gigi

2. Menurut fungsinya mesin sekrap dikelompokkan sbb :
ø Mesin ketam horizontal
Umumnya digunakan pada pekerjaan produksi dan pekerjaan serba guna. Mesin ini terdiri atas dasar dan rangka dan mendukung ram horizontal.
ø Mesin ketam
Digunakan untuk penyelesain benda kerja yang memerlukan kecepatan potong dan tekanan dalam pergerakan ram konstan dari awal sampai dengan akhir pemotongan.
ø Mesin ketam potong tarik
Digunakan untuk pemotongan blok cetakan besar pada produksi massal.
ø Mesin ketam vertical
Digunakan untuk pemotongan dalam dan penyerutan bersudut serta untuk operasi yang memerlukan pemotongan vertikal. Biasanya pada pembuatan cetakan untuk logam dan non logam.
II. Fungsi Bagian-bagian Mesin Sekrap
» Ram, yaitu bagian dari mesin ketam yang membawa pahat, diberi gerak ulak-alik sama dengan panjang langkah yuang diinginkan.
» Kunci ram, berfungsi agar ram tetap pada kedudukannya, sehingga panjang langkah potong tidak berubah.
» Kunci kepala pahat, untuk mengunci pahat yang terpasang.
» Pengatur kedudukan ram, untuk mengatur kedudukan ram pada posisi yang diinginkan.
» Hantaran ulir, untuk mengatur besarnya kedalaman pemakanan pahat pada benda kerja.
» Hendel pahat, berfungsi untuk menyetel kedudukan pahat.
» Kotak lonceng, berfungsi agar pahat tidak menyayat benda kerja saat kembali ke posisi awal.
» Meja kerja, berfungsi sebagai tempat peletakan benda kerja, biasanya terdapat ragum di atasnya.
» Motor listrik, berfungsi sebagai sumber daya untuk menjalankan mesin.
» Tuas kecepatan, berfungsi untuk mengatur kecepatan gerakan ram.
» Dial panjang langkah, berfungsi untuk mengatur panjang langkah pemakanan.
» Hantaran vertical dan horizontal, berfungsi agar meja kerja dapat bergrak vertikal dan horizontal.
read more...

Rabu, 02 Desember 2009

proses manufaktur (produk requriutment)

SOAL DAN JAWABAN
TUGAS I


1. Bagaimana suatu produk requirement mempengaruhi pemilihan material dan proses produksi?
Jawab:
Suatu produk requirement mempengaruhi pemilihan material dan proses produksi. Hal ini dikarenakan suatu produk harus dapat memenuhi persyaratan antara lain kuat, tahan korosi, umur pakai panjang, dan dapat diproduksi secara massal. Dengan demikian, diperlukan pemilihan material yang kiranya dapat memenuhi persyaratan tersebut, dengan tetap memperhatikan harga yang terjangkau. 
Proses produksinya pun diharapkan dapat memenuhi persyaratan di atas. Tidak harus menggunakan mesin dan alat yang amat mutakhir, yang penting dapat menghasilkan produk yang berkualitas dan bermutu tinggi, dapat memenuhi keinginan pasar dengan harga yang tetap terjangkau. Jadi, produk yang dihasilkan dapat berkualitas dan berdaya jual tinggi dengan menggunakan biaya produksi yang tidak mahal.


2. Dia. poros 39,95 , dia. lubang 40,00 . Berapa allowance?
Jawab:
a. Poros 39,95 
39,95 39,95
  0,00 + 0,07 _
39,95 39,88
b. Lubang 40,00 
40,00 40,00
  0,07 + 0,00 ¬_
40,07 40,00
 Jadi, 
  40,07 40,00
  39,95 + 39,88 _
  0,12 0,12 allowance = 0,12











3. Bagaimanakah safe condition dalam penataan mesin-mesin produksi?
Jawab:
 Safe condition sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan kerja (proses produksi) yang aman dan memadai. Dalam penataan mesin-mesin produksi, safe condition hendaknya dipenuhi untuk mendukung proses produksi. 
 Misalnya, listrik sebagai sumber utama untuk memfungsikan mesin-mesin tersebut. Kemudian alat-alat yang dapat mendukung proses produksi, antara lain gerinda, kompressor, dan bor tangan. Tidak lupa juga ketersediaan tempat sampah dan tempat scrapper, agar kita dapat memilah kembali material yang masih dapat digunakan (daur ulang), sebagai wujud dari kepedulian terhadap lingkungan; dan ventilasi agar suasana di tempat produksi dapat memperoleh oksigen yang cukup. Dan tidak kalah penting diperlukan adanya safety equipment untuk melindungi kita dari bahaya dan kecelakaan, baik kecil maupun yang berakibat fatal, selama berada di area proses produksi.
read more...